Manfaat Kesehatan Dibalik Bau Tajam Petai

Siapa yang tidak kenal petai? Kacang jenis ini sering diolah menjadi berbagai jenis masakan Indonesia, seperti nasi goreng atau kentang balado. Bahkan, petai juga sering dimakan sebagai sayuran segar, dicampur dengan saus cabai, menambah kenikmatan perjamuan.

Meski banyak orang menyukainya, tidak sedikit juga menghindari petai karena aromanya yang sangat kuat. Bau tajam ini bisa bertahan lama, menyebabkan bau mulut dan urin.

Nah, ternyata, di balik aroma yang menyebalkan itu, petai juga memiliki segudang manfaat yang baik untuk kesehatan lho.

Manfaat Kesehatan Dibalik Bau Tajam Petai
Manfaat Kesehatan Dibalik Bau Tajam Petai

Dari mencegah hipertensi hingga mengurangi depresi, berikut adalah tujuh manfaat kesehatan dari mengonsumsi petai:

1. Mencegah hipertensi

Dikutip dari Asian Journal of Medicine and Health 2017, petai mengandung antioksidan tinggi yang dapat mengurangi risiko penyakit seperti hipertensi, kanker, penyakit pencernaan, dan kanker. Mengkonsumsi petai dapat membantu menurunkan tekanan darah, dan mengurangi gejala yang disebabkan oleh hipertensi seperti kelelahan dan penyakit jantung.

2. Membantu mengurangi gejala PMS

Ternyata, petai juga dapat membantu mengurangi gejala PMS yang dialami wanita seperti emosi yang tidak stabil. Kadar triptofan di dalamnya akan membantu menstabilkan suasana hati. Selain itu, petai juga kaya akan vitamin B1 yang dapat mengatur kadar gula darah dan dapat meningkatkan mood seseorang.

3. Meningkatkan kinerja otak

Sebuah penelitian menemukan bahwa bahan alami yang mengandung kalium dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif otak. Kinerja otak dalam mengingat sesuatu, melakukan pengenalan pola, dan memahami melalui indra dipercaya meningkat setelah mengonsumsi petai.

4. Cegah obesitas

Anda tahu, petai sebenarnya memiliki kandungan serat yang tinggi, sehingga bisa mengikat lemak dan mencegah obesitas, lho. Tidak hanya itu, beberapa penelitian juga menyebutkan faktor-faktor yang menyebabkan obesitas; mulai dari depresi, stres, dan perasaan tertekan dapat diminimalisir dengan mengonsumsi petai.

5. Meningkatkan fokus dan kesehatan mata

Petai memiliki kandungan vitamin A yang tinggi dan baik untuk kesehatan kornea. Selain itu, kadar potasium di dalamnya juga dapat meningkatkan fokus dan kapasitas otak, sehingga dapat membantu mereka yang mengalami kesulitan belajar.

6. Baik untuk kesehatan pencernaan

Petai adalah salah satu jenis kacang yang ramah untuk perut. Meski dikonsumsi mentah, petai tidak berdampak negatif. Selain itu, kacang-kacangan ini dapat menetralkan asam lambung, mengurangi iritasi dan cedera pada lambung, dan mencegah infeksi pencernaan.

7. Mencegah depresi

Selain menstabilkan suasana hati, kandungan tryptophan di petai juga bisa mengurangi depresi. Triptofan dapat membuat tubuh lebih rileks dan membuat kita lebih bahagia.